Shalat Tahajjud adalah
shalat sunnah yang dikerjakan pada malam hari sesudah mengerjakan shalat Isya
sampai terbitnya fajar dan sesudah bangun dari tidur, meskipun itu hanya
sebentar.
Lafadz Niat Sholat Sunah Tahajud:
أُصَلِّيْ سُنَّةَ التَّهَجُّدِ رَكْعَتَيْنِ
لِلّهِ تَعَالىَ
Artinya: "Aku niat shalat sunat
tahajud dua rakaat karena Allah"
1. Raka'at pertama membaca surah Al Fatihah,
setelah itu di lanjut dengan Bacaan/surah lain yang anda sudah hafal
2. Pada raka'at selanjutnya lakukan seperti
raka'at pertama
3. Salam
4. Jumlah rakaat pada shalat
tahajud tidak terbatas, mulai dari 2 rakaat, 4, dst.
Hukum Shalat Tahajjud
adalah Sunnat Mu’akkad, yaitu sunnat yang sangat dianjurkan untuk dikerjakan,
karenanya maka Rasul SAW sangat menganjurkan kepada para umatnya untuk
senantiasa mengerjakan shalat Tahajjud. Karena dalam shalat Tahajjud terdapat
keutamaan dan keistimewaan yang besar sekali.
Hal
itu sebagaimana yang disebutkan oleh Rasulullah dalam sabda beliau: “Di waktu malam
terdapat satu saat dimana Allah akan mengabulkan doa setiap malam.”
(HR Muslim). Dalam riwayat lain juga disebutkan oleh beliau shallallahu ‘alaihi
wa sallam:
“Rabb
kalian turun setiap malam ke langit dunia tatkala lewat tengah malam, lalu Ia
berfirman: “Adakah
orang yang berdoa agar Aku mengabulkan doanya?” (HR Bukhari). Dalam
riwayat lain disebutkan, bahwa Allah Subhanahu wa Ta’ala juga berfirman: “Barangsiapa
yang memohon ampun kepada-Ku, niscaya Aku mengampuninya, siapa yang memohon
(sesuatu) kepada-Ku, niscaya Aku pun akan memberinya, dan siapa yang berdoa
kepada-Ku, niscaya Aku akan mengabulkannya.” Hal ini terus terjadi
sampai terbitnya fajar. (Tafsir Ibnu Katsir)
Do’a Setelah Sholat Tahajud
للّهُمَّ لَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ نُوْرُ
السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ، وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ قَيِّمُ
السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ، وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ رَبُّ
السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ، وَلَكَ الْحَمْدُ لَكَ مُلْكُ
السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ، وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ مَلِكُ
السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ، وَلَكَ الْحَمْدُ، أَنْتَ الْحَقُّ، وَوَعْدُكَ
الْحَقُّ، وَقَوْلُكَ الْحَقُّ، وَلِقَاؤُكَ الْحَقُّ، وَالْجَنَّةُ حَقٌّ،
وَالنَّارُ حَقٌّ، وَالنَّبِيُّوْنَ حَقٌّ، وَمُحَمَّدٌ حَقٌّ، وَالسَّاعَةُ
حَقٌّ، اَللّهُمَّ لَكَ أَسْلَمْتُ، وَعَلَيْكَ تَوَكَّلْتُ، وَبِكَ آمَنْتُ،
وَإِلَيْكَ أَنَبْتُ، وَبِكَ خَاصَمْتُ، وَإِلَيْكَ حَاكَمْتُ. فَاغْفِرْ لِيْ مَا
قَدَّمْتُ وَمَا أَخَّرْتُ، وَمَا أَسْرَرْتُ وَمَا أَعْلَنْتُ، أَنْتَ
الْمُقَدِّمُ وَأَنْتَ الْمُؤَخِّرُ، لاَ إِلٰهَ إِلاَّ أَنْتَ، أَنْتَ إِلٰهِيْ
لاَ إِلٰهَ إِلاَّ أَنْتَ
Artinya: "Ya, Allah! Bagi-Mu segala
puji, Engkau cahaya langit dan bumi serta seisinya. Bagi-Mu segala puji, Engkau
yang mengurusi langit dan bumi serta seisinya. Bagi-Mu segala puji, Engkau
Tuhan yang menguasai langit dan bumi serta seisinya. Bagi-Mu segala puji dan
bagi-Mu kerajaan langit dan bumi serta seisi-nya. Bagi-Mu segala puji, Engkau
benar, janji-Mu benar, firman-Mu benar, bertemu dengan-Mu benar, Surga adalah
benar (ada), Neraka adalah benar (ada), (terutusnya) para nabi adalah benar,
(terutusnya) Muhammad adalah benar (dari- Mu), peristiwa hari kiamat adalah
benar. Ya Allah, kepada-Mu aku pasrah, kepada-Mu aku bertawakal, kepada-Mu aku
beriman, kepada-Mu aku kembali (bertaubat), dengan pertolongan-Mu aku berdebat
(kepada orang-orang kafir), kepada-Mu (dan dengan ajaran-Mu) aku menjatuhkan
hukum. Oleh karena itu, ampunilah dosaku yang telah lalu dan yang akan datang.
Engkaulah yang mendahulukan dan mengakhirkan, tiada Tuhan yang hak disembah
kecuali Engkau, Engkau adalah Tuhanku, tidak ada Tuhan yang hak disembah kecuali Engkau".
Ada baiknya pula membaca Do'a keselamatan Dunia dan Akhirat:
kecuali Engkau, Engkau adalah Tuhanku, tidak ada Tuhan yang hak disembah kecuali Engkau".
Ada baiknya pula membaca Do'a keselamatan Dunia dan Akhirat:
رَبَّنَآ ءَاتِنَا فِى الدُّنْيَا
حَسَنَةً وَفِى الْءَاخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
Artinya : "Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan peliharalah kami dari siksa neraka".(QS, 2:201)
