KONTEMPORER

Hisab Haqiqi Tadqiqi disebut juga dengan hisab asri/kontemporer. Metode perhitungan hisab ini sama dengan hisab Haqiqi Tahqiqi akan tetapi sudah menggunakan data yang up to date sesuai dengan kemajuan sains dan teknologi.
Berbasiskan ilmu astronomi modern dengan koreksi dan data-data empirik yang baru serta delta T (angka ralat) dari hasil penelitian para astronom.
Dalam menghitung irtifa’ hilal, metode ini sudah memasukkan unsur refraksi (pembelokan cahaya karena obyek mendekati ufuk), Aberasi (pembiasan cahaya), Dip (perubahan sudut karena faktor tinggi pengamat), kelembaban udara serta kecepatan angin. Para pakar falak dan astronomi selalu berusaha menyempurnakan rumus-rumus untuk menghitung posisi benda-benda langit hingga pada tingkat ketelitian yang ‘pasti /qat’i ”. Hal ini tentunya hanya bisa dibuktikan dan diuji saat terjadinya peristiwa-peristiwa astronomis seperti terbit matahari, terbenam matahari, terbit bulan, terbenam bulan, gerhana matahari, gerhana bulan, penampakan planet dan komet, posisi bintang dan peristiwa astronomis yang lain. Dan kontemporer juga sudah menggunakan computer untuk menghisab atau menghitung untuk mengurangi kesalahan.
Adapun kitab-kitab /metode yang termasuk ke dalam kategori Hisab Haqiqi Tadqiqi atau kontemporer adalah sebagai berikut:
1.    Ephimeris
2.    Nautika
3.    As syahru
4.    Jean meus
5.    Dll
Demikian sedikit ungkapan dalam hati kami sebagai penulis yang dapat kami paparkan dalam penulisan dalam blog ini. Dan kami menyadari bahwa didalamnya masih terdapat banyak kekurangan, untuk itu apabila terdapat kesalahan baik dalam tulisan, komentar, atau referensinya yang kurang sesuai kami sangat mengharapkan kebesaran hati para pembaca, teman-teman seperjuangan untuk menyampaikan kritik, saran, dan komentar yang bersifat konstruktif positif demi kesempurnaan blog ini. Semoga melalui media ini, mudah-mudahan Allah memberikan manfaat, taufik, dan hidayahnya kepada kita semua. Amin.
اللَّهُ وَلِيُّ الَّذِينَ آمَنُوا يُخْرِجُهُمْ مِنَ الظُّلُمَاتِ إِلَى النُّورِ
Allah Pelindung orang-orang yang beriman; Dia mengeluarkan mereka dari kegelapan (kekafiran) kepada cahaya (iman).